Kenapa Dosen Harus Sekolah? (2)

Sebetulnya, kalau soal alasan, dosen pasti tak akan sulit mendapatkannya. Kadang saya merasa, dosen memang dibayar untuk memberikan alasan. Termasuk jika ditanya soal “Kenapa Dosen Harus sekolah?”. Mungkin dosen itu perlu liburan. Sungguh. Bagi dosen tak berpunya seperti saya, sekolah lagi sebetulnya adalah sebuah liburan panjang. Dibiayai pula. Menyenangkan bukan? Otak saya yang pas-pasan tak meyakinkan orang jika menjawab tujuan sekolah lgi itu untuk bertambah pintar. Dibiayai orang, apalagi dibiayai pemerintah negara lain, dengan kompensasi saya harus melakukan penelitian. Tidak memakan anggaran negara sendiri pula. Jadi, saat saya sibuk memlih uni dan negara untuk tujuan sekolah, sebetulnya saya sedang memilih … Lanjutkan membaca Kenapa Dosen Harus Sekolah? (2)

Kenapa Dosen Harus Sekolah? (1)

Saya teringat pertanyaan satu mahasiswa saya saat saya mengabarkan bahwa saya harus sekolah tahun berikutnya. Itu saat dia mengumpulkan bab 1 sementara deadline skripsi tinggal satu minggu lagi. Saat itu pertanyaan itu saya anggap pertanyaan palsu. Mahasiswa mana yang tak senang dosennya pergi? Apalagi dosen yang hobinya dan prinsip hidupnya: Tugas Or Die. Tapi, saat ini pertanyaan itu terngiang kembali. Saat saya bengong mematung di depan laptop, nanar menghadapi revisi supervisor saya. Kenapa dosen harus sekolah? Kenapa ya? Sebetulnya jawabannya banyak. Tapi saya ndak tahu mana yang cocok. Mungkin karena dosen itu bosan dengan kehidupan dan rutinitasnya. Bayangkan, bangun pagi, … Lanjutkan membaca Kenapa Dosen Harus Sekolah? (1)