Dosen Bukan Kasta. Jadi, Biasa Sajalah.. (Seri Dosen Juga Manusia. Sepertinya)

Catatan: tulisan ini semua adalah pandangan dan pengalaman pribadi saya, tidak mengatasnamakan institusi apapun, termasuk institusi IDOMA (Ikatan Dosen Manis Ah) tempat saya menjadi ketua, sekjen sekaligus satu-satunya anggota. Kadang, saya merasa (dan seringkali perasaan saya salah), saat awal menjadi dosen, saya seakan berpindah kasta. Tahu kasta kan? Bukan yang jogged-jogged reggae itu, itu Rasta. dari semula rantai makanan paling lemah, alias mahasiswa, kemudian masuk dalam sebuah lingkaran elit bernama dosen. Itu bermula dari jeritan ibu saya saat saya telpon, “Ibu saya mau jadi dosen”. Tidak ada jawaban sesaat. Hening. Kemudian muncul teriakan “Apaaaaaaa?” Kemudian terdengar suara “Bruk”. Saat itu … Lanjutkan membaca Dosen Bukan Kasta. Jadi, Biasa Sajalah.. (Seri Dosen Juga Manusia. Sepertinya)

3 Alasan Jadi Dosen (Seri Dosen Juga Manusia. Sepertinya)

Kenapa saya mau jadi dosen. Itu pertanyaan yang tidak bisa dijawab dengan cepat. Miriplah dengan bertanya berapa hasil 45 dikali 765 dibagi 346 dikurangi 56. Susah kan? Musti mikir dulu kan? Atau sama dengan kalau mahasiswa ditanya dosennya. “kalian milih mana, dapat tugas bikin paper 10 halaman apa dengerin kuliah saya lima jam nonstop”. pasti susah juga njawab seketika. Musti mikir dulu. Walau hasilnya sama: tifus! Saya awalnya juga ndak tahu kenapa saya mau jadi dosen. Bukan guna-guna yang jelas. Lha yang nanya dosen saya yang cowok. Ndak ganteng. Apalagi manis. Tapi setelah menjalaninya, saya merasa punya jawaban — yang … Lanjutkan membaca 3 Alasan Jadi Dosen (Seri Dosen Juga Manusia. Sepertinya)

“Dosen Bukan Cita-cita. Datangnya Tiba-tiba” (Seri Dosen juga Manusia. Sepertinya.)

Tulisan ini memang tulisan asal. Dibuat saat saya seharusnya mengetik hal yang lebih penting. Proposal penelitian saya. tapi, seperti biasa, saya selalu punya alas an untuk tidak melakukan itu. Sudahlah. Kalian yang normal, pasti tahu kenapa ini terjadi bukan? kalau kalian tidak pernah melakukan ini, berarti kalian tidak normal. kalian berarti freaking smart and discipline. That’s abnormal. dan mahasiswa saya, sudahlah, jangan komentar. kalian lebih parah. :p Jadi, begini. Selama ini sudah terlalu banyak tulisan soal mahasiswa. Mahasiswa adalah mata rantai makanan paling lemah dari sistem social kita. Semua menulis soal mahasiswa. Semua berkata soal mahasiswa. kalau soal jomblo, ndak … Lanjutkan membaca “Dosen Bukan Cita-cita. Datangnya Tiba-tiba” (Seri Dosen juga Manusia. Sepertinya.)