(kem) BALI

memilih keluar dari Bali sesungguhnya adalah pilihan sulit. Aku tahu, Ajik dan Ibu sebetulnya tidak setuju dengan pilihanku ini. Mereka kerap bilang, Blidek pun akan disuruh pulang saat lulus nanti dari ITS. Aku tahu, Ajik dan Ibu berkorban sangat banyak untuk kami. Blitu dengan kedokterannya, tak kecil biaya yang harus dikeluarkan. Blidek yang di Surabaya, tiap bulan Ajik selalu ke Bank, mengirimkan uang untuk Blidek. ¬†Aku tidak akan pernah lupa wajah letih Ajik begitu pulang dari Hotel. kami tidak akan pernah protes saat Ajik terlambat pulang, atau pulang malam. Karena uang lembur menjadi sangat berarti. Juga, pulang malam seringkali berarti … Lanjutkan membaca (kem) BALI