Dia (1)

  Semasa di rumah kontrakan, dia yang paling menderita. Dipakai bergiliran tiap hari. Hampir semua orang. Tak kenal istirahat. Tak pagi, tak siang, tak malam, tak henti-hentinya dipakai. Bahkan hingga saat bulan puasa, dia juga tetap dipakai. Bahkan sampai saya terbangun saat subuh, saat teman saya sahur, dia masih dipakai. Jika dipikir lagi, sungguh dia yang paling menderita. Saat teman yang satu pergi keluar membeli makan untuk sahur, giliran teman yang lain yang memakai. Masa itu, tak kenal istirahat, dipakai terus. Dimasukkan terus. Iya, dia komputer saya. Waktu itu saya menyebutnya dengan 486DX. Komputer kesayangan tapi sudah menghasilkan sekian banyak … Lanjutkan membaca Dia (1)

Empat Nasehat Biar Selamat (buat mahasiswa baru nan lucu dan lugu)

Lagi ramai penerimaan mahasiswa baru. Termasuk di Komunikasi Unair. Pasti unyu. Mirip saya. Mahasiswa baru, selanjutnya saya singkat haru. Iya, biar ndak mainstream. Masih mending haru, ketimbang waru? Nah, sementara mereka, atau kalian, jika membaca ini, menikmati keseruan menjadi mahasiswa baru, ada beberapa nasehat perlu agar bisa selamat sebagai mahasiswa baru. Tentu, ini berlaku hanya di Komunikasi Unair. Ndak tahu di tempat lain. Tapi, kalaupun berguna, tentu bisa ditiru. Karena saya kok ndak yakin di tempat lain ada yang se-unyu-unyu komunikasi Unair ini Pertama, dosen komunikasi Unair itu suka ber-semiotika. Dengarkan betul setiap perkataan mereka. Kalau perlu setiap titik koma … Lanjutkan membaca Empat Nasehat Biar Selamat (buat mahasiswa baru nan lucu dan lugu)

Gila Tanya Ala Mahasiswa (2): Cinta, Cita-Cita dan beasiswa

Saya lupa kalau ada sambungannya. Berminggu-minggu nongkrong di folder draft. Seperti nasib thesis saya. Judulnya draft melulu. Nah, kalau sebelumnya pertanyaan-pertanyaan tak terduga muncul dari mahasiswa saya soal kuliah dan sekitarnya, kini soal yang lebih luas. Soal cita-cita, cinta dan beasiswa. Iya, dosen juga sering ditanya soal itu. Jadi tempat curhat juga. Menyenangkan sih, punya banyak cerita dan referensi. Ndka hanya little John melulu. Mungkin suatu saat nanti, dosen juga akan ditanya nomer togel. Siapa tahu ada dosen nyambi bandar togel. Kalau bandar proyek mah banyak. Suatu waktu, saat kisruh pengumpulan skripsi, seorang mahasiswa sempat bertanya hal yang tak saya … Lanjutkan membaca Gila Tanya Ala Mahasiswa (2): Cinta, Cita-Cita dan beasiswa

Gila Tanya ala Mahasiswa: Kuliah, Tugas, Ujian (1)

  Selama karir saya jadi buruh pengajar, saya seringkali mendapat pertanyaan-pertanyaan dari mahasiswa. Bukan, bukan soal kenapa saya manis. Bukan juga soal duluan mana, telor apa ayam. Banyak hal. Pertanyaan-pertanyaan itu seringkali tak bisa saya jawab. Bukan, bukan sejenis pertanyaan apakah Tuhan punya email atau sejenisnya. Kadang pertanyaanya lugu dan polos, tapi saya menduga itu pertanyaan retoris, sehingga tak perlu saya jawab. Misalkan kalau berkaitan soal kuliah, tugas dan ujian. Tentu tiga hal itu sering memancing mahasiswa bertanya. Saya rangkum beberapa pertanyaan yang definisi absurd-pun tak cocok dilekatkan pada pertanyaan itu. Sebelum kuliah, biasanya ada hal-hal yang perlu dilakukan. Ini … Lanjutkan membaca Gila Tanya ala Mahasiswa: Kuliah, Tugas, Ujian (1)

Ssstt…Jangan Ribut, Ada yang Sedang Ujian

Hari kartini begini, timeline saya penuh dengan debat basi berulang kali setiap tahun berganti, menjelang atau pada hari Kartini. Rupa-rupanya sedang masa ujian. Pantas timeline twitter saya tak ramai lagi. Biasanya penuh celoteh mahasiswa. Eh, sebentar, kapan saya menengok twitter saya ya? Oh, sebulan lalu. Kalau masa ujian begini, biasanya banyak gelagat bisa ditangkap. Beredar banyak mitos. Musiman. Miriplah kalau hari kartini begini, ributnya minta ampun. Kalah berisik sama kucing tetangga. Begitu juga mitos-mitos ujian. Kalau di komunikasi Unair, banyak yang bisa diceritakan soal mitos ujian. Misalnya.. Minggu Tenang. Minggu tenang itu mitos. Jangan tertipu kata-kata lucu minggu tenang. Minggu … Lanjutkan membaca Ssstt…Jangan Ribut, Ada yang Sedang Ujian

Panduan Seru untuk Mahasiswa (yang tidak) Baru (lagi)

Ini postingan lama. Tapi kayaknya jadi relevan. Sekaligus cara saya merayakan kebahagiaan karena tak lagi dihantui hal ini. (Yesss!!) SIlahkan… 1. Pastikan dulu status kemahasiswaan anda. Paling tidak, pastikan anda punya KTM yang sudah update. Jangan pake KTP. Apalagi pake KTP kakek anda. Pastikan juga anda masih terdaftar. Terutama angkatan tua. Ingat usia. 2. Pastikan IPK anda mencukupi buat mengambil mata kuliah. IPK nol koma, masih bisa ambil mata kuliah. Anda menang. Menanggung malu. 3. Jangan lupa login Cybercampus. Kalau laman cybercampus cuman dipelototin doang gak bakal buka. Ingat, ini KRS bukan ospek. Pastikan username dan pasword anda benar. jangan … Lanjutkan membaca Panduan Seru untuk Mahasiswa (yang tidak) Baru (lagi)

Panduan Seru Untuk Mahasiswa Baru: Kamus Seru Mahasiswa Baru

Hal-hal baru selama menjadi mahasiswa baru juga perlu mengenali beberapa kata kunci atau istilah yang mungkin baru. Setidaknya, tidak kamu temui saat kamu masih SMA dulu. Kalau dulu ada yang bikin kamus Bahasa gaul, mungkin suatu saat nanti, perlu ada kamus seru mahasiswa baru. SINGKATAN Mahasiswa itu senang menyingkat sesuatu. Saya curiga ini karena kebiasaan main SMS atau chatting. Semua disingkat. Celakanya, mahasiswa gak perduli orang lain paham apa ndak. Misal, kamu akan mengenal kata maba untuk mahasiswa baru, Doli untuk dosen wali. Saya sempat menyinggung ini di https://satryawibawa.com/2015/07/30/pengantar-panduan-seru-untuk-mahasiswa-baru/ . Dosbing untuk dosen pembimbing. Kenapa ndak dombing, atau dospem? Emboh. … Lanjutkan membaca Panduan Seru Untuk Mahasiswa Baru: Kamus Seru Mahasiswa Baru

Panduan Seru untuk Mahasiswa Baru: Cara (luar) Biasa Jadi (maha) Siswa

Sebenarnya, enak ndak sih jadi mahasiswa? Apa bedanya dengan jadi siswa? Hanya karena ada kata “maha”? Satu kata bisa bikin beda. Ini nyata. Coba kata “gila” dan “tidak gila”, beda banget kan? Jadi jangan salah. Satu kata bisa bikin beda. Beda makna maupun realita. Itulah kenapa siswa dan mahasiswa itu beda. Dosen gila dan dosen itu beda. Kalau ndak percaya, coba deh, guru kamu di SMA kamu panggil namanya doang. Bukan lagi pakai “pak” atau “bu”. Coba kalau berani. Pasti beda. Jadi, kalau mau jadi mahasiswa itu gimana? Pertama, tinggalkan cara di SMA yang terbiasa menanti komando, instruksi dan perintah. … Lanjutkan membaca Panduan Seru untuk Mahasiswa Baru: Cara (luar) Biasa Jadi (maha) Siswa

Panduan Seru Untuk Mahasiswa Baru: Kenali Kakak Kelasmu atau Dosenmu

Waktu SMA, kamu bisa membedakan mana guru dan mana temanmu dari seragam yang mereka pakai. Sederhana dan mudah. Kalau kuliahan, kadang susah membedakan mana mahasiswa mana dosen. Mungkin karena mahasiswanya penampilannya tua banget, atau dosennya yang penampilannya mbois banget. Jangan salah. Salah mengenali bisa hancur nama baik dan hilang harga diri. Ada beberapa ciri yang bisa dipakai pedoman awal: Kalau ada orang yang tiba-tiba aja ngelihatin kamu terus, matanya menatap tajam. Kadang terlihat menerawang di awang-awang, itu bisa jadi mahasiswa yang baru saja draft skripsinya dikembalikan dengan coretan silang merah besar di setiap halamannya dan ada kalimat pendek di depan: … Lanjutkan membaca Panduan Seru Untuk Mahasiswa Baru: Kenali Kakak Kelasmu atau Dosenmu

Pengantar Panduan Seru untuk Mahasiswa Baru:

Jadi mahasiswa baru itu seru. Kadang saru. Atau lucu. Atau malah merasa tertipu. Mungkin karena masih lugu. Atau lucu. Namanya juga memasuki kehidupan baru, yang ada malah merasa kaku. Iya, transisi dari masa SMA ke universitas kadang membuat banyak keliru. Biar tak terlalu malu, ada beberapa panduan yang mungkin bisa dibaca dulu. Percayalah, saya hanya ingin membantu. Jika tak percaya, coba lihat mata saya baik-baik. Pandang baik-baik. Dalam hitungan tiga, anda akan tertidur. Sebetulnya, tak semua kehidupan kampus itu baru. Hanya saja, biar ada bedanya, dibuat seolah-olah baru. Kalau sama semua, ndak seru… Sebelum membaca panduan ini pastikan dulu anda … Lanjutkan membaca Pengantar Panduan Seru untuk Mahasiswa Baru: