Ssstt…Jangan Ribut, Ada yang Sedang Ujian

Hari kartini begini, timeline saya penuh dengan debat basi berulang kali setiap tahun berganti, menjelang atau pada hari Kartini. Rupa-rupanya sedang masa ujian. Pantas timeline twitter saya tak ramai lagi. Biasanya penuh celoteh mahasiswa. Eh, sebentar, kapan saya menengok twitter saya ya? Oh, sebulan lalu. Kalau masa ujian begini, biasanya banyak gelagat bisa ditangkap. Beredar banyak mitos. Musiman. Miriplah kalau hari kartini begini, ributnya minta ampun. Kalah berisik sama kucing tetangga. Begitu juga mitos-mitos ujian. Kalau di komunikasi Unair, banyak yang bisa diceritakan soal mitos ujian. Misalnya.. Minggu Tenang. Minggu tenang itu mitos. Jangan tertipu kata-kata lucu minggu tenang. Minggu … Lanjutkan membaca Ssstt…Jangan Ribut, Ada yang Sedang Ujian

Kesalahan

Saya ini gampang sekali menimpakan kesalahan kepada hal lain. Atau orang lain. Untuk hal-hal yang kadang ndak seharusnya disalahkan. Sekarang misalnya. Saya mencoba mencarii inspirasi untuk mengetik disertasi dengan cara baca buku bertaburan teori di taman siang hari. Lagi asyik ngantuk membaca, tiba-tiba saya merasa pantat saya dikrokoti sesuatu. Jadi geli-geli gimana gitu. Akhirnya buyar. Saya mendadak segar. Tapi untuk ngetik blog ini. Bukan disertasi. Lha, tadi cari inspirasi hasinya ini? Salah siapa ini? Note: foto ndak ada hubungannya dengan cerita. Tapi, siapa yang peduli? Sekarang kan lagi jamannya orang kayak gini. Yang penting komen “amin” dan klik “like” lalu … Lanjutkan membaca Kesalahan

Masa Mengisi KRS Tiba, Masa Dosen Pusing Kepala

Salah satu untungnya sekolah lagi bagi dosen adalah terbebas dari hal-hal yang bikin sakit kepala. Termasuk saat masa KRS tiba. KRS itu beda sama KRL, atau KRAM. Ini saat mahasiswa menentukan rencana studi pada masa semester berjalan berikutnya. Ini saat yang tiba-tiba membuat dosen pusing kepala juga. Karena hal-hal berikut ini: Pertanyaan klasik mahasiswa yang malas mikir: “Semester ini saya harus ambil apa?” Lah, yang kuliah siapa? Harusnya tahu dong semester ini mau ambil apa. Ini kayak kamu berdiri di depan penjual duren dan bertanya, “Saya harus beli apa ya?”. (*langsunglemparduren). Situ mahasiswa. Udah tahu persis harusnya mau ambil apa, … Lanjutkan membaca Masa Mengisi KRS Tiba, Masa Dosen Pusing Kepala

Doa Dosen Menjelang Ujian

Semoga mahasiswa saya mendapat kekuatan, kemampuan dan kepandaian agar lulus pada semua mata kuliah yang saya ujikan hari ini. Sungguh, jangan biarkan mereka tidak lulus. Saya bosan dan teramat bosan melihat mereka setiap kali masuk, bengong dengan tatapan menerawang setiap semester. Sungguh, jangan berikan saya cobaan berat ini tiap semester. Namun jikapun mereka tetap tidak lulus, semoga mereka sadar bahwa masih ada mata kuliah lain yang bisa mereka ambil dan mereka nikmati setiap semester. Jangan hanya mata kuliah saya. Jika ini memang cobaan yang harus saya jalani, saya terima, tapi, mohon jangan tiap semester… Lanjutkan membaca Doa Dosen Menjelang Ujian

Apakah Dosen Tak Boleh Salah?

Seringkali muncul pertanyaan semacam ini pada saya. Atau jenis pertanyaan lain, “Apakah dosen bisa salah?” Untuk kedua pertanyaan itu saya jawab, Boleh. Dan Bisa. Bisa jadi pertanyaan ini diajukan oleh mahasiswa yang mungkin sempat kejedok dodok dengan dosennya, atau mahasiswa yang sangat terkesima dengan dosennya. Tapi, seringkali, di dunia nyata, banyak kali hal-hal aneh terjadi. Ini berkaitan dengan “salah” itu tadi. Bukan soal setan. Dosen sangat boleh salah. Tentu dalam konteks tidak sengaja. Dosen bukan Tuhan. (Eh, kita sejak lahir memang didoktrin bahwa Tuhan tidak pernah dan tidak bisa salah loh. Jadi, kalau berbeda dengan asumsi ini ya berarti kalimat … Lanjutkan membaca Apakah Dosen Tak Boleh Salah?

Mengajar Pagi, kenapa Sulit Sekali?

Saya palinng benci mengajar pagi. Apalagi kalau pagi sekali. Atau amat sangat pagi sekali. Pernah teman memberi nasehat begini, “Kalau mau mendapat banyak rejeki, ya bangun dan berangkat kerjalah pagi-pagi. Jika perlu, sebelum ayam berkokok,”. Wow. Untuk apa saya bangun dan pergi sebelum ayam berkokok? Apa ayamnya mau saya bangunkan begitu? “Ayaaaam..ayo bangun, segeralah berkokok,”. Apa jadinya dunia ini jika semua orang bangun pagi sebelum ayam berkokok? Bisa-bisa si ayam akan mendatangi warung sate dan menyerahkan diri, “Hidupku tak berguna lagi. Semua bangun pagi. Sebelum aku berkokok, lagi. Hidupku tak berarti.”. Kasihan ayamnya. Saya membayangkan melihat pemandangan tiap pagi, semua … Lanjutkan membaca Mengajar Pagi, kenapa Sulit Sekali?

5 Things I Hate About You

Sebagaimana mahasiswa punya hal-hal yang mereka benci dari dosen mereka, saya sebagai dosen juga punya daftar yang saya benci dari mahasiswa saya. Bukan kenecian personal. Hanya hal-hal yang sebenarnya saya tidak suka, tapi kadangkala pasrah saja kalau itu terjadi. Apa sajakah itu? Jadwal kuliah sudah diundur 30 menit tapi mahasiswa tetap datang 30 menit lebih lambat dari jam yang sudah diundur Saya bukan dosen rajin. Saya termasuk kategori dosen pemalas. Malas bangun pagi, malas bikin penelitian, malas mengajar pagi, malas ngajar banyak, malas cuci motor, malas bela Negara, malas bersihin jalan raya, malas ngejar copet. Iya. Malas lah pokoknya. Karena … Lanjutkan membaca 5 Things I Hate About You

Kenapa Dosen Harus Sekolah? (2)

Sebetulnya, kalau soal alasan, dosen pasti tak akan sulit mendapatkannya. Kadang saya merasa, dosen memang dibayar untuk memberikan alasan. Termasuk jika ditanya soal “Kenapa Dosen Harus sekolah?”. Mungkin dosen itu perlu liburan. Sungguh. Bagi dosen tak berpunya seperti saya, sekolah lagi sebetulnya adalah sebuah liburan panjang. Dibiayai pula. Menyenangkan bukan? Otak saya yang pas-pasan tak meyakinkan orang jika menjawab tujuan sekolah lgi itu untuk bertambah pintar. Dibiayai orang, apalagi dibiayai pemerintah negara lain, dengan kompensasi saya harus melakukan penelitian. Tidak memakan anggaran negara sendiri pula. Jadi, saat saya sibuk memlih uni dan negara untuk tujuan sekolah, sebetulnya saya sedang memilih … Lanjutkan membaca Kenapa Dosen Harus Sekolah? (2)

Kenapa Dosen Harus Sekolah? (1)

Saya teringat pertanyaan satu mahasiswa saya saat saya mengabarkan bahwa saya harus sekolah tahun berikutnya. Itu saat dia mengumpulkan bab 1 sementara deadline skripsi tinggal satu minggu lagi. Saat itu pertanyaan itu saya anggap pertanyaan palsu. Mahasiswa mana yang tak senang dosennya pergi? Apalagi dosen yang hobinya dan prinsip hidupnya: Tugas Or Die. Tapi, saat ini pertanyaan itu terngiang kembali. Saat saya bengong mematung di depan laptop, nanar menghadapi revisi supervisor saya. Kenapa dosen harus sekolah? Kenapa ya? Sebetulnya jawabannya banyak. Tapi saya ndak tahu mana yang cocok. Mungkin karena dosen itu bosan dengan kehidupan dan rutinitasnya. Bayangkan, bangun pagi, … Lanjutkan membaca Kenapa Dosen Harus Sekolah? (1)

Kalau Tak Wajar, Gelar Bisa Bikin Kebakar.

Negeri ini sedang ramai (lagi) soal gelar. Ini bukan isu baru. Sebenarnya. Tapi, entahlah. Ini akan tetap terjadi jika orang masih mendewakan gelar. Gelar hadir dalam beragam bentuk. Yang relevan maupun tidak relevan. Saya sejak lahir sudah ada embel-embel sederet kata yang katanya gelar. Nama lengkap saya I Gusti Agung Ketut Satrya Wibawa. (aslinya, I Gusti Agung Ketut Satrya Wibawa Manis Mempesona Menawan Hati. Cuman, demi kerendahan hati, saya singkat). Bagi saya itu bagian dari nama. Walau jadinya aneh. Bagi yang masih menyukai tradisi feodalistik, barangkali akan menyukainya. Saya risih sebenarnya. Menghormati kok karena nama. Ada yang bilang, saya keturunan … Lanjutkan membaca Kalau Tak Wajar, Gelar Bisa Bikin Kebakar.