Miss you Pulang kampus, sore-sore, disambut Diva dengan teriakannya dari dalam rumah: “Ajiii….k” “Hei Diva, how are you?” “I miss you Ajik…” “I am home….” Lalu dia biasanya minta dipeluk dan digendong. “Huggieeee…” Saya gendong dan saya ajak duduk di sofa. “What did you do this morning?” “Playing.. i miss you all the time..” “So sweet darling…i miss you too. What do you want to do now?” “I want to play flying..” “Not a pillow war?” “No, we are waiting for kakak Echa.” Iya biasanya kami bertiga main perang bantal. Perang akan berhenti setelah ada bantal yang nyasar ke meja … Lanjutkan membaca

Cerita Pizza 12: Bali. Gaji Jika saat pagi setiap hari saya bersua mamah-mamah muda, di akhir pekan malam, teman saya di warung pizza sebagian besar anak-anak SMA. Tampaknya, hanya saya yang matang dan ranum di antara gerombolan SMA ini. (wes, ora usah protes). Ini terkadang membuat saya harus update dengan isu-isu anak SMA di sini. Termasuk menghadapi polah mereka yang kadang naif. Misalnya, sebut saja Bunga, yang baru lulus SMA, yang juga pemain footy. Tinggi dengan kaki sudah babak belur tak karuan akibat footy. Terakhir, tulang betisnya hampir keluar. Itulah kenapa dia cuti panjang dan minggu lalu berlibur ke Bali. … Lanjutkan membaca