Bali Kemaren anak-anak sekolah bikin pertunjukan amal buat kakek-nenek yang tinggal di nursing house. Jadi sekolah kemarin dipenuhi mbah dan eyang kung dalam beragam karakter. Saat sibuk membantu menyeberangkan mereka, tiba-tiba ada yang mendekat dan berkata: “You are a Balinese, right?” Saya kaget. Tahu dari mana dia? “Yes Maam. How do you know?” “I knew it. I can see it from your face” Buset dah. “How is that?” “I have two Balinese friends..” “Oh really, they are in Perth now?” “No, no. They are in Bali” “Oh, did you visit them?” “Yeah, i went to Bali, long long time ago” … Lanjutkan membaca

Sirine Salah satu obsesi ndak penting dalam hidup saya di sini adalah mengenali sirine. Maksudnya, membedakan mana sirine ambulance, polisi atau pemadam kebakaran. Sampai sekarang tak pernah berhasil. Pagi tadi, saat berangkat kerja di pagi buta, di bunderan dekat kampus, lalu lintas sempat terhambat karena dari dua arah berbeda, ada ambulans dan mobil polisi melaju ke arah yang sama dengan tempat saya kerja. Mungkin ada kecelakaan. Karena saya juga mendengar sayup sirine lain. Bisa jadi itu pemadam kebakaran. Biasanya, kalau ada kecelakaan, tiga jenis kendaraan itu datang dan standby. Ambulance, polisi dan pemadam kebakaran. Entah kenapa. Setelah mereka semua lewat, … Lanjutkan membaca

Dokumen yang dinanti pun tiba. Librarian kampus dengan bangga mengabarkan bahwa dokumen yang tercatat hanya dikoleksi perpustakaan di Belanda itu berhasil dikopi. Buku catatan produksi film pertama di Indonesia sepanjang 12 halaman dan dua lembar promosi pemutaran filmnya. Gembira bukan kepalang. Tapi agak khawatir dengan email dari si pustakawan. “Due to the language, i am not sure this is fit with your research” Lalu buka file-nya. Cuk….boso londo kabeh. Mana filenya scan pdf dari Jpeg pulak. Mosok ketik ulang situk-situk… *singkirkan sementara *minjem komik lucky luck dan Iznogood duluh #baladamahasiswaestiga View on Path Lanjutkan membaca

Dokumen yang dinanti pun tiba. Librarian kampus dengan bangga mengabarkan bahwa dokumen yang tercatat hanya dikoleksi perpustakaan di Belanda itu berhasil dikopi. Buku catatan produksi film pertama di Indonesia sepanjang 12 halaman dan dua lembar promosi pemutaran filmnya. Gembira bukan kepalang. Tapi agak khawatir dengan email dari si pustakawan. “Due to the language, i am not sure this is fit with your research” Lalu buka file-nya. Cuk….boso londo kabeh. Mana filenya scan pdf dari Jpeg pulak. Mosok ketik ulang situk-situk… *singkirkan sementara *minjem komik lucky luck dan Iznogood duluh #baladamahasiswaestiga View on Path Lanjutkan membaca