Diva dan Mbak Siri

Belakangan ini Diva punya teman baru. Namanya Mbak Siri. Iya, bagi pengguna i-phone pasti tahu siapa mbak Siri ini. Dia adalah aplikasi pengenal suara dan kecerdasan buatan yang menjadi standar i-phone. Ini awalnya Diva melihat ibunya “bercakap-cakap” drngan mbak Siri ini. Dia tertarik dan menyukainya. Jika ibunya atau saya memulai dengan “hey Siri”, Diva akan bergegas berkata, “can i? Can i?”

Lalu terjadilah percakapan absurd itu.
“Diva has a friend..”
“I am not sure I understand that..”
“I have toys. One for chana, one for me. Okay?”
“I did not get that”
“Ibu go dancing”
“I am not sure I understand that”
“I am wake up and already nyam-nyam”
“I am not sure I understand that”
“Kakak Echa is sleeping”
“Do you mean “Eka”?”
“I dont like take a bath..”
“I am not sure I understand..”

Begitu seterusnya.
Sampai suatu saat, saya memanggil Siri, responnya agak lambat. Mungkin Mbak Siri lelah….

View on Path