Tulus Ajeb-Ajeb

Soundtrack resmi mobil saya adalah lagu2nya mas Tulus. Setiap perjalanan selalu lagu mas Tulus menyertai. Mungkin karena setiap saat diputar di mobil, Echa dan Diva juga akhirnya jatuh cinta. Atau mungkin juga karena mereka sejak kecil kami ajak menonton traffic jazz. Sebelum berangkat ke Perth, kok ya pas kami mengajak Diva menonton mas Tulus. Echa menyukai lagu Gajah, sementara Diva, ngefans lagu “Tanggal Merah”.

Setiap kali naik mobil, Echa langsung minta,”Ajik….Tulus..”

Dan setiap giliran Lagu Tanggal Merah, selalu teriak “my song…”

Hanya saja, saya agak risau melihat cara Diva menikmati lagu ini. Kok mirip dengan gaya orang dengerin musik ajeb-ajeb ya?

Gawat nih..

View on Path

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s