Hug the Book

Diva kini terbiasa dengan guling baru. Bukan dari kapuk, atau bulu angsa. Bukan juga guling cap ajik yang empuk berlemak luar biasa. Ini gara-gara si Kakak, Echa, selalu baca buku sebelum tidur dan biar bisa tidur. Diva karena belum bisa baca, memilih cara lain untuk bisa tidur.

Selesai mantram gayatri sebelum tidur, lalu kiss nite-nite, dan….

“Ajik…hug the book..”
Saya lalu menumpuk buku2 kesayangannya di sebelahnya. Tidurlah dia dengan “guling”nya itu.

Untung bukunya masih tipis. Nanti kalau udah gede bisa-bisa hug skripsi atau hug thesis….

View on Path