REAL : Review Asal Seri 1

arrival-igak

Ini review film secara asal. Ndak usah sakit hati. Apalagi sakit gigi.

Arrival ini posternya bikin PHP. Terutama para penggemar Alien, begitu melihat posternya akan membayangkan sebuah serangan alien ke bumi. Bayangin, ada gambar obyek bulet lonjong terus metungul helicopter segede upil. Ini bakal bikin alien-freaks bakal berloncatan riang gembira…”another independence day!”. Lalu, lima menit pertama mereka akan harap-harap cemas menunggu. Biasanya, film alien awalnya penuh drama. Mirip jomblo nunggu idolanya datang di ujung gang. Deg-degan, pipis pun ditahan.

Lalu benda itu datang. Suasana kacau. Kelas sang bu dosen cuman dihadiri segelintir orang. Ini penghinaan sebenarnya. Kalau ahok bilang dosen cuman teori terus si anies dan beberapa dosen bilang itu penghinaan terhadap profesi dosen, maka film ini lebih menghina lagi. Masak kelas dosen cuman diminati beberapa orang. Kalah sama orang liat datengnya si Alien. Mana, si dosen diperintah ngidupin tipi lagi, sama si mahasiswa. Penghinaaan! Segera bikin Gerakan Nasional Pembela Martabat Dosen. Tuntut pembuat film ini karena sudah melecehkan dosen. Dosen bersatu..tak bisa dikalahkan. Dosen bersatu…..itu namanya dosen jomblo.

Lalu, tentara berdatangan. Sungguh, saya merasa si Oom Forrest ini ndak cocok jadi tentara. Saya membayangkan yang jadi tentara ini si Oom Samuel L Jackson. Tapi sudahlah, bukan saya yang bikin. Lalu, bertemulah si Jeremy dengan si Louise. Ciyee..ciyeeee, jomblo ketemu jomblo. Lalu begitulah. Menunggu si Alien beraksi Ibaratnya sambil menunggu Ahmad Dhani jadi presiden Amerika. Sebuah percakapan pun muncul, “Kenapa ya Alien-nya bentuknya mirip gurita. Pake main tinta hitam segala”. Eh, ini mah pertanyaan istri saya… Belum lagi komentar dia, “loooh, hurup-hurupnya si mas Alien, kok mirip logo kerupuk udang Sidoarjo..”

…..saya asli ngakak. Bener juga.

Si Alien mendarat di beberapa negara. Kebanyakan negara terkenal. Termasuk Sudan. Sudan? Iya Sudan. Jadi, Indonesia ndak masuk. Si Alien mendarat di Pakistan, China, lalu Australia. Bukan Indonesia. Tapi saya paham kenapa si Alien ndak mendarat di Indonesia. Begitu muncul di langit saja, akan banyak orang memfoto dan posting di fesbuk dan mengetik ketik amin dan share. Begitu muncul, aka nada orang yang berkata, “Itu benda ada gambar palu arit-nya. Sikaaaaaat..” Belum mendarat sudah dilempar batu. Kalaupun berhasil mendarat, selain menghadapi ribuan orang yang minta selfie, juga orang-orang yang akan teriak, “Oom telolet Oom..”. Setelah itu, saya yakin, akan nada telpon dari istana:

“Bisa bicara dengan alien?”

“Bisa, siapa ya ini..”

“Saya Jokowi, Mas Alien. Piye kabare?”

“Ooh,..mas Jokowi. Apik mas. Ono opo tho mas?”

“Ngene loh, sampeyan iku mendarat di Indonesia, sing repot aku mas bro..”

“Lho..opo’o mas? Aku loh ndak jaluk disambut”

“Lha, wong sampeyan meneng ae, aku pasti sing kenek. Wes disebut komunis, aseng, saiki Alien. Ngelu ndas aku… Opo maneh lek misale pesawat sampeyan produk China. Wes..wes…mari ngene ngecoprot terus wong-wong iku. Sing ngelu aku, mas bro. Nggolek panggon liyane wae lah…”

“Lha, aku yo podho, Mas Jok. Ini loh film Alien, tapi saya kok merasa sebagai Alien saya cuman jadi peran figuran ya?”

“Lha iku masalahe sampeyan, Mas Al. Lha bayangne lek sampeyan dadi pemeran utama, terus ada yang lihat waktu sampeyan bikin huruf-huruf itu, terus ada yang bilang mirip palu arit. Modhar sampeyan mas Al…”

“Iya ya, bener juga..”

Maka, Indonesia tak dijadikan pilihan pendaratan. Alien pun mencari tempat lain. Jadi, kalau ada foto yang memperlihatkan pesawat alien ini dekat alexis, itu hoax bro!

Atau, bisa juga si Alien ndak mendarat di Indonesia juga karena takut menyakiti hati jomblo yang bertaburan di Indonesia. Si Louise Banks bilang:

“You can understand communication and still end up single”

Bayangkan. Apa ndak sakit hati para mahasiswa komunikasi sak-Indonesia raya. Hafal teori komunikasi sejak semester satu, pake buku Little John segede bantal, tapi tetap jomblo! Tega kalian? Belum lagi, udah ngulang mata kuliah teori komunikasi lima kali, eh tetep jomblo! Parah!

 

Rekomendasi: Tidak cocok bagi penggemar film bakbikbuk penuh darah muncrat kesana kemari. Cocok bagi jomblo, karena bisa menyalahkan Alien sebagai penyebab ndak dapet jodoh.