file-18-10-16-10-41-57-am

 

 

Apa salah babi? Babi bukan hewan langka menjelang punah yang dilindungi. Silahkan berteriak jika banyak yang jual gajah guling. Atau komodo guling. Menjual babi guling sama sah-nya dengan menjual bantal guling. Bedanya cuman, babi guling bisa dimakan dan lezat. Bantal guling, menurut saya tak bisa dimakan, dan saya yakin tak lezat, entahlah kalau menurut Ahmad Dhani.

Apa salah babi? Babi guling tak melanggar konstitusi. Jadi, selama tak melanggar konstitusi, babi guling bebas dijual di mana saja di negeri ini. Tak hanya di tikungan. Apakagi disangkutpautkan dengan pemerintahan Jokowi. Hanya karena ada yang jual babi guling, lalu anda mau gulingkan pemerintah negara ini? Sungguh, lucu sekali.

Apa salah babi? Saya tak pernah tahu ada penjual babi (guling) di setiap tikungan. Bahkan tak juga di Bali. Anda kan mau nyalon di Bekasi. Apakah di tiap tikungan di Bekasi ada yang jual babi? Wah, kalau benar ada, saya pilih anda jadi bupati Bekasi. Loh, tapi katanya anda mau gulingkan Jokowi. Loh, tapi anda nyalon bupati, anak buahnya Jokowi. Loh..loh..kok mbulet sekali.

Apa salah babi? Oh saya tahu, mungkin karena jual di setiap tikungan? Iya, salah sekali. Kalau di tikungan, susah dapat parkirnya. Jadi, wahai para penjual babi, jangan jual di tikungan sini. Nanti Ahmad Dhani jadi benci dan lalu gulingkan Jokowi.  Juallah di tempat yang akses parkirnya banyak. Siapa tahu yang beli membludak sekali.

Apa salah babi? Kata pemburu babi, babi itu larinya lurus, susah menikung. Yang bisa menikung hanya manusia. Menelikung dalam tikungan. Jadi, jangan takut Bung Dhani, si Babi tak akan meniru soal tikung menikung ini.

Salam kecup dari pecinta Babi Guling