Dulu, waktu jaman temulawak dalam botol adalah minuman anak bangsa dan permen karet bentuknya bulat kayak gundu, saya paling bangga drngan tempelan stiker voltus lima di tangan. Kadang di jidat.

Lalu, sempat juga jaman stiker ala tato. Ditempel di tangan drngan bantuan air hangat. Tato unyil.

Kini, demi tokoh favorit, Diva menempelkan hansaplast di tangan. Hansaplast bergambar peppa pig. Saya manfaatkan sekalian menambah kosa kata Diva.

“What is this Diva?”
“Car. Red Car. With peppa”
“Which one is Peppa?”
Diva sigap menunjuk gambar peppa. Lalu dia menunjuk gambar George sambil berteriak “this is George. Dinasaurs…roaaaar..”

“Who is this?”
“Mommy Pig”
“And…this one Diva?” Saya menunjuk gambar Papi Pig.

Diva diam sejenak. Lalu lantang berkata..”Ajik pig”

Echa yang mendengar itu langsung ngakak. Saya ndak mau kalah. Sambil menunjuk gambar peppa, saya berkata “this is kakak peppa?”

Diva menggeleng. Dia berkata “this is Peppa..”
“This js Diva George?”
“No, this George. Dinasaurs..”
“This is Ibu Pig?”
“No, Mommy Pig”
“And this is….”
Diva tersenyum, lalu berkata, “Ajik Pig”

Saya nyerah. Oing..oing…

View on Path