Dipstik

Tantangan punya dua putri yang usianya terpaut agak jauh adalah saat yang tertua mulai kenal dan menyukai rias wajah — karena ngelihat ibunya rias wajah untuk menari — dan juga menyeret adiknya sebagai boneka uji coba. Maka, walau tidak mencoba kaget, rengekan Diva pagi-pagi saat saya baru bangun, cukup membuat saya bengong sesaat;

“Ajikkk…i want dipstik..”
“Heh?”
“Dipstik..”

Ngeh saat melihat pipinya menor kena lipstik semalam.

*sigh

View on Path

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s