Saya pemula kalau soal jurnal-jurnalan. Maklumlah, otak ya pas-pasan, bahasa inggris ya pas-pasan, muka ya pas. Pas manis. Jadi ya membaca catatan dari tiga reviewer ini, seperti membaca surat cinta.

Membaca catatan reviewer ini seperti naik roller coaster. Awalnya dipuji setinggi langit, sak paragraf tok. Setelah itu 10 paragraf-nya isinya menghantam, menghajar, nguyel-nguyel, umek-umek, injek-injek sampe dedel duel. Sampek matek. Paragraf terakhir baru di-pukpuk. “Tapi setelah kamu revisi, bakal bagus dan jadi tanbahan pengetahuan buat pembaca jurnal ini”

Mirip kayak orang bilang ke saya,”kamu itu ganteng sak endonesa raya”

Lalu disambung, “tapi kudu operasi plastik ping 10, face off ping limo, ditontok tekan gunung semeru pas bengi nganggo kocomoto ireng terus motone ditutup kain ireng diplester”

Baru ditutup kalimat, “tapi yang pasti kamu manis kok. Jangan khawatir”

Koyok kebelet pipis, terus kejepit resleting di tengah jalan, lalu lepas dan iso pipis.

*bir, mana bir..

View on Path