How ART you, today?

Saya membayangkan jika kampus Unair berinisiatif serupa. Tak harus mengundang seniman internasional. Kontak saja seniman lokal atau wadah seniman macam dewan kesenian surabaya atau jawa timur.

Maka, saya pribadi, menilai ruang-ruang kosong pada gedung-gedung kuliah atau kantor di Unair akan jauh lebih menarik jika diisi dengan sentuhan seni.

Mennurut saya, ini juga akan menjadi cara yang lebih elegan untuk mendekatkan kalangan kampus dengan seni. Jika perlu, ada tempat buat mahasiswa yang punya bakat seni. Tentu dikurasi seniman. Kolaborasi ini tentu memikat hati.

Jauh lebih menawan daripada tembok ditulisi “si anu cinta anu” atau gambar alat kelamin yang tak jelas maksudnya.

Jika kolaborasi seni dan kampus ini terjadi, sungguh indah sapaan di pagi hari: How ART you today?

View on Path