Bis Kota

BIS KOTA. Ketenangan saya melamun selama dalam perjalanan pulang dalam bis kota ini agak terganggu saat datang sepasang kekasih. Mereka duduk persis di depan saya dan langsung saling melumat. Sektor belakang ini memang sepi. Tapi, pasangan saling cipok ini cukup mengganggu khusyuknya lamunan saya. Apalagi sesekali si cewek menyambar telinga cowoknya. Saya yang ngelihat saja jadi geli-geli gimana gitu. Sampai satu waktu si cewek melihat saya. Mungkin risih karena saya pandangi. Akhirnya nereka pindah ke belakang lagi. Lha, mbok kate aku arep lhapo? Aku sing dhisikan lungguh nang kene. Terus aku kudu noleh kiri atau kanan ngunu tha ben ndak delok awakmu ambung-ambungan. Mbok pikir aku garuda pancasila tha? kudu noleh kiri terus?

Perth, 18 Mei 2015

View on Path

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s