Freeze

“Ajik, it’s freezing now” “I know. Are you okay riding your scooter?” “I am ok. Look, i am blushing…” “Hahaa… I am sure I am blushing too..” “Ajik…” “Yes….” “You are too dark. I dont see it. Maybe you are blushing too, but i am not sure. Your face is too dark” “Okay, dont be that honest. See the bright side. A darker chocolate is more healthy right?” “Yeah, whatever…you dont have the bright side anyway…all dark..” *sigh *anakjamansekarang View on Path Lanjutkan membaca Freeze

Jadi Dosen itu Berat, Nama Saja Bikin Celaka (Seri Dosen juga Manusia. Sepertinya)

Tugas dosen itu lebih berat loh daripada mahasiswa. Jadi kalau mahasiswa mengeluh banyak tugas, mungkin karena belum berada di posisi dosen. Sueeerrr..biebeerrr.. Kenapa saya berani mengatakan seperti itu, ya karena saya dosen. Saya waktu mahasiswa juga pernah mencaci dosen saya (dalam hati tentunya), atau bergunjing dengan sesame teman penderitaan tentang salah satu dosen. Atau semua dosen. Sudahlah, saya tahu, bahan cacian, kutukan, dan segala sumpah serapah mahasiswa pasti ada nama dosen dalam salah satu list penerimanya. Atau mungkin satu-satunya. Apalagi bagi mereka yang ndak punya pacar. Misalnya saja, mahasiswa, secara kepantasan saja, paling pol hanya mengingat dan mengenal nama 20 … Lanjutkan membaca Jadi Dosen itu Berat, Nama Saja Bikin Celaka (Seri Dosen juga Manusia. Sepertinya)

Kenapa Skripsi (tidak) Perlu? (TAMAT)

Lalu, bagi saya yang merasa skripsi itu tidak wajib, adakah alasannya. Saya punya banyak alasan. Tentu tak sama dengan yang lain. Tak mesti sejalan juga dengan yang lain. Dan bukan soal kebenaran. Kebenaran itu hal yang lain lagi. Misalnya, kenapa saya manis. Itu kebenaran. Masih relative sih. Relatif benar. Saya sampaikan beberapa saja yang masih bisa lumayan kadar kewarasannya. Skripsi bukan satu-satunya alat penentu kadar keilmiahan. Selama empat tahun kuliah tentu banyak indikator yang bisa kita pakai. Tugas misalnya. Jika selama satu semester ada 6 mata kuliah dan setiap mata kuliah ada minimal satu tugas sepuluh halaman essay. Selama 8 … Lanjutkan membaca Kenapa Skripsi (tidak) Perlu? (TAMAT)

Kenapa Skripsi (tidak) Perlu? (3)

Argumentasi soal perlu tidaknya skripsi barangkali memang tidak sedahsyat isu-isu besar negeri ini. Tapi, setidaknya, skripsi seringkali menjadi, atau dianggap, salah satu momok (tahu momok? Beda sama me..eh..mimik). Saya mulai dengan argumentasi kenapa skripsi perlu. Sebetulnya ini re-post dari tulisan saya yang lama: Apa sih untungnya membuat skripsi? Argh, tentu, sebagian dari yang benci skripsi akan punya daftar yang sangat pendek. Bahkan, tidak ada dalam daftar sama sekali. Tapi, sungguh menyenangkan jika kita bisa menemukan hal-hal baik dari sesuatu yang kita benci, bukan? Mari kita mulai. Paling tidak dalam daftar saya. Siapa tahu sama. Siapa tahu berguna. Mengetahui betapa masih … Lanjutkan membaca Kenapa Skripsi (tidak) Perlu? (3)

Kenapa Skripsi (tidak) Perlu? (2)

Saya sepertinya percaya, skripsi itu tak ubahnya pacar. Ada yang merasa perlu. Ada pula yang tidak. Ada yang merasa gagal skripsi seperti gagal dalam hidup. Seperti pacar. Ada juga yang merasa, kalau gagal skripsi, yo weslah…seperti pacar. Namun, sebetulnya menarik juga jika melihat bagaimana relasi dosen – mahasiswa yang terbungkus melalui skripsi. Seperti tipe-tipe hubungan antar manusia gitu. tentu tak semua menyenangkan. banyak yang menyebalkan. Namun, saya percaya, relasi yang terbentuk akan bermanfaat. Paling tidak bagi saya. Mengerjakan skripsi itu ibarat orang mules sakit perut. Lebih pas lagi mules karena diare. Menggarap skripsinya ibarat mulesnya. Buat hidup ini jancuk kuadrat. … Lanjutkan membaca Kenapa Skripsi (tidak) Perlu? (2)

Kenapa Skripsi (tidak) Perlu? (1)

Kenapa sih skripsi itu (tidak) diperlukan? Jawabannya akan berbeda-beda, tergantung siapa mahasiswanya. […dan mahasiswi-nya. Selanjutnya, bukan karena saya patriarkhi atau menempatkan perempuan sebagai sub-dominan, saya hanya menyebut mahasiswa untuk mewakili pria dan wanita. Untuk yang masih bingung posisinya bisa disebut mahasiswai…]. Ini sebetulnya wacana lama. Tapi bagi beberapa orang (dosen dan mahasiswa) ini adalah wacana baru. Apa sih pentingnya membahas perlu tidaknya skripsi? Bukankah lebih penting membahas beras plastic? Untuk argument ini saya bisa membantah. Mbak dan mas bro, kalau ribut soal beras palsu, coba dihitung, berapa mie goreng atau kuah yang situ makan perminggu? Itu apa ndak ada plastiknya? Coba … Lanjutkan membaca Kenapa Skripsi (tidak) Perlu? (1)

Kenapa Dosen Suka Bertanya “Ada yang tidak paham?” (Seri Dosen Juga Manusia. Sepertinya)

Salah satu love-hate relationship antara dosen dan mahasiswa tercipta dari pertanyaan “Ada yang tidak paham?” Pertanyaan tersebut pasti sering dan hampir selalu ditanyakan dosen kepada mahasiswa di kelas. hayo ngakuuu (pertanyaan ini saya tujukan kepada mahasiswa. Bukan dosen). Coba hitung, dosen lebih sering bertanya “ada yang tidak paham” apa bertanya “siapa yang ndak tahu neneknya sendiri?’ atau “ada yang tahu ukuran sarung kakeknya?”. pasti lebih banyak dosen yang bertanya “ada yang tidak paham?” atau “ada yang mau ditanyakan?”. Saya sendiri sudah bosan menanyakan itu saat di kelas. Bayangkan, sejak saya SD, SMP, SMA, dan mahasiswa mendengar pertanyaan itu di kelas. … Lanjutkan membaca Kenapa Dosen Suka Bertanya “Ada yang tidak paham?” (Seri Dosen Juga Manusia. Sepertinya)

5 Alasan Seru Kuliah di Komunikasi Unair

  Inilah lima alasan kenapa lulusan SMA (mustinya) memilih S1 Komunikasi Unair. Maaf, tidak ditujukan buat anda yang belum lulus SMP. Dan juga tidak disarankan bagi mereka yang masih kuliah di jurusan lain. Takutnya anda tergoda, lalu jurusan lama, anda tinggalkan. Kasihanilah dosen-dosen di jurusan anda… (dan terlebih lagi, kasihanilah kami karena harus (terpaksa) menerima anda. Alasan 1. Masuknya GAMPANG. Anda mau masuk ke komunikasi unair, caranya gampang. Belajarlah baik-baik. Siapkan diri untuk bisa cemerlang di semua bidang ilmu. Siapkan kesehatan anda. rajinlah olahraga setiap hari. Ikutlah kursus di LBB (Lembaga Baik-Baik) setiap hari. rajinlah berdoa. Rajinlah menolong orangtua. Jika semua sudah … Lanjutkan membaca 5 Alasan Seru Kuliah di Komunikasi Unair